Cirebon (02/02) Alhikmah Cirebon secara resmi membuka kegiatan Competition for Islamic Students (CIS) ke-14 melalui rangkaian Opening Ceremony yang berlangsung meriah dan penuh khidmat.
Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Navares Negeri Merajut Asa Bumi Pertiwi”, yang merefleksikan semangat santri dalam berkontribusi membangun harapan dan masa depan bangsa berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Acara pembukaan CIS ke-14 ini turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cirebon, serta Civitas Alhikmah Cirebon, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan Islam dan pembinaan generasi muda.
Dalam sambutannya, Ustadz Achmad Faoji, SE.I., MM, selaku Sekretaris Yayasan Alhikmah Cirebon, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya CIS ke-14. Ia menegaskan bahwa CIS bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembinaan karakter santri agar tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negeri.
“Tema Navares Negeri Merajut Asa Bumi Pertiwi menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam merajut harapan dan menjaga masa depan negeri melalui prestasi dan akhlak,” tutur Ustadz Achmad Faoji.
Sementara itu, H. Slamet, S.Ag., M.Pd, selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan CIS ke-14.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan sarana strategis dalam menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat karakter generasi muda Islami.
Ketua Panitia CIS ke-14, Ananda Fathullah, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta CIS ke-14 mencapai 898 peserta yang berasal dari berbagai satuan pendidikan.
Tingginya jumlah peserta tersebut menunjukkan antusiasme besar serta kepercayaan masyarakat terhadap Alhikmah Cirebon.
Dengan mengusung tema kebangsaan dan keislaman, CIS ke-14 Alhikmah Cirebon diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki semangat cinta tanah air.
