Di tengah tanah yang merindukan basahnya hujan, Civitas Alhikmah Cirebon menundukkan hati, merapatkan barisan, dan mengangkat tangan ke langit dalam pelaksanaan Sholat Istisqa, Rabu, 21 Oktober 2026.
Bukan sekadar rangkaian ibadah, tetapi ikhtiar mengetuk pintu rahmat Allah SWT. Dalam setiap sujud dan doa, tersimpan harapan agar Allah menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menyuburkan bumi, menghidupkan kembali pepohonan, dan menjadi rahmat bagi seluruh makhluk-Nya.
Ya Allah, turunkanlah hujan yang membawa manfaat, menyegarkan, menyuburkan, dan tidak mendatangkan bahaya.
Doa ini juga kami panjatkan untuk saudara-saudara kita di Kalimantan yang tengah menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di saat bumi merintih dalam panas dan asap, semoga Allah memberikan kekuatan kepada mereka yang terdampak, melindungi para petugas yang berjuang di lapangan, serta menghadirkan hujan sebagai pertolongan dan rahmat-Nya.
Ya Rabb, jangan biarkan saudara-saudara kami berjuang dalam kesulitan tanpa pertolongan-Mu. Lindungilah mereka, sehatkanlah mereka yang terdampak, pulihkanlah alam yang terluka, dan gantilah kecemasan dengan ketenangan serta kesulitan dengan kemudahan.
Hari ini, dari halaman Pesantren Alhikmah Cirebon, doa-doa kami naik ke langit. Semoga Allah menerima setiap ikhtiar, mengampuni segala khilaf, dan melimpahkan rahmat-Nya kepada negeri ini.
Sebab ketika hujan belum juga turun, harapan tak boleh ikut mengering. Kita terus berikhtiar, memperbanyak doa, dan saling menguatkan dalam kepedulian.
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ
Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyegarkan, bermanfaat, tidak membahayakan, serta datang segera dan tidak ditunda.
Alhikmah Cirebon — Mengetuk Pintu Langit, Merawat Kepedulian, Menebar Rahmat.
