CIREBON — Kabar membanggakan datang dari Pesantren Tahfidz Quran Terpadu Alhikmah Cirebon. Dua santri terbaiknya, Muhammad Bahij Syihab dan Afra Levina Herawanti, terpilih menjadi pengurus Forum Organisasi Santri Da’i Indonesia (FOSDI) dalam kegiatan pengukuhan pengurus yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat MPDI pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertempat di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengambil peran lebih luas dalam membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, serta berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa melalui organisasi santri tingkat nasional.
Muhammad Bahij Syihab terpilih sebagai perwakilan santri putra, sementara Afra Levina Herawanti mewakili santri putri Alhikmah Cirebon. Keduanya hadir membawa semangat dan harapan besar untuk menjadikan nilai-nilai kepesantrenan sebagai bekal dalam menjalankan amanah organisasi.
FOSDI merupakan forum yang menghimpun perwakilan organisasi santri dari berbagai pesantren di Indonesia. Kehadirannya diharapkan menjadi wadah penggerak sinergi dan kolaborasi antarlembaga santri, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Islam yang mampu mengambil peran strategis dalam kemajuan umat dan bangsa.
Terpilihnya kedua santri Alhikmah ini menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada penguatan ilmu agama dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta mengasah kemampuan berorganisasi.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Muhammad Bahij Syihab dan Afra Levina Herawanti didampingi langsung oleh Kyai Nurul ‘Ain Akyas, Lc., Dipl., selaku Pengasuh Pesantren, serta Ust. Yusuf Bachtiar, S.Pd. dan Ust. Hj. Rita Ratnawati, M.Pd., selaku Pembina Forum Aktivitas Santri Alhikmah (FASIH).
Kyai Nurul ‘Ain Akyas menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terpilihnya kedua santri tersebut. Menurutnya, kesempatan ini merupakan ruang berharga bagi santri untuk belajar memimpin, memperluas ukhuwah, serta mengambil peran dalam memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas terpilihnya Muhammad Bahij Syihab dan Afra Levina Herawanti sebagai pengurus FOSDI. Ini merupakan kesempatan berharga bagi santri untuk belajar memimpin, memperluas ukhuwah, serta mengambil peran dalam memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” ungkapnya.
Ia berharap amanah tersebut tidak hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menempa diri, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, dan memperkuat karakter santri yang berlandaskan Al-Qur’an dan akhlak mulia.
“Santri harus berani mengambil peran, hadir membawa solusi, dan menjadi bagian dari perubahan. Sebab, pesantren tidak hanya melahirkan generasi yang saleh secara pribadi, tetapi juga generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Ia juga berharap amanah ini menjadi langkah awal bagi lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berilmu, berintegritas, dan siap mengabdi untuk kemajuan umat dan bangsa.
Bagi Pesantren Tahfidz Quran Terpadu Alhikmah Cirebon, pencapaian ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan juga amanah untuk terus melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, berjiwa kepemimpinan, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dari lingkungan pesantren, para santri belajar bahwa menjadi pemimpin bukan semata-mata tentang jabatan, melainkan tentang kesediaan untuk melayani, menyatukan potensi, dan menghadirkan perubahan yang lebih baik.
Selamat dan sukses kepada Muhammad Bahij Syihab dan Afra Levina Herawanti. Semoga amanah ini menjadi jalan untuk memperluas manfaat, mempererat ukhuwah antarsantri, serta membawa nama baik Alhikmah Cirebon di tingkat nasional.*
